[Kabar Linggau] – Diberbagai media sosial seruan All Eyes On Rafah telah digaungkan ke puluhan juta orang, ada yang berupa tagar, gambar maupun video.

Seruan ini sebagai bentuk dukungan dan pembelaan masyarakat di seluruh dunia kepada warga Palestina di Rafah.

Postingan “All Eyes On Rafah” merupakan seruan yang bertujuan agar dunia berpusat pada kejadian yang ada di Rafah.

Gerakan dukungan kemanusiaan terhadap Palestina sudah dibuktikan sebelum adanya aksi serangan udara pada 26 Mei 2024 oleh Israel kepada rakyat Palestina yang ada di kota Rafah.

Banyak negara mengecam prihal aksi yang telah dilakukan oleh Israel. Aksi demo di jalan hingga lontaran kecaman diberbagai pertemuan negara-negara sebagai bentuk dukungan kemanusiaan.

Baca juga : BAJINGAN….!

Perlu kita ketahui bahwa Rafah merupakan wilayah Gaza bagian Selatan diperuntukan untuk warga sipil yang mengungsi dari agresi militer tentara Israel selama ini.

Tetapi kenyataannya Rafah dijadikan target tragedi pembunuhan masal seperti halnya Genosida.

Serangan tersebut telah menewaskan setidaknya ±50 warga sipil dan ratusan yang menderita luka-luka yang sedang mengungsi.

Banyak sumber informasi yang kita dapatkan saat ini, baik gambar maupun video yang dapat menyayat hati dan meneteskan air mata apa yang sedang terjadi disana.

Menurut Israel dalam pembelaannya, serangan tersebut tidak akan menyebabkan kebakaran mematikan. Israel sebenarnya ingin membunuh dua militan senior Hamas.

Dari semakin banyaknya seruan All Eyes On Rafah yang kita bayangkan, seluruh dunia akan membuka mata untuk kota Rafah. Dewan Keamanan PBB segera mengadakan pertemuan darurat atas kejadian ini.

ilustrasi dari sumber lain @RagilSemar

“HENTIKAN GENOSIDA”

(w4-1)

Share.

1 Comment

  1. Pingback: Netherland apa Belanda sih? - Kabar Linggau

Leave A Reply

Exit mobile version